Kanker prostat menjadi momok bagi pria dewasa dan lansia. Gaya hidup buruk dapat memperparah kejadian
kanker ini, salah satunya adalah pemilihan jenis makanan. Sebenarnya, makanan apa saja yang
benar-benar mendukung prostat yang sehat?
- Tomat. Likopen merupakan antioksidan kuat bagi prostat, membantu mencegah kanker dan pertumbuhan tumor prostat. Dalam tinjauan sekitar 11 studi yang dipublikasikan di the Journal of Nutritional Science and Vitaminology, para peneliti menemukan para pria yang makan tomat mentah atau dimasak beresiko rendah terkena kanker prostat. Likopen agak sulit menembus dinding sel, sehingga lebih baik diolah dulu, misalnya jadi pasta tomat, saus spagheti, manisan tomat kering, jus tomat atau saus tomat.
- Brokoli. the American Cancer Society mencatat bahwa fitokimia dalam brokoli yang disebut sulforaphane memilih target dan dapat membunuh sel-sel kanker namun tidak mempengaruhi kesehatan sel normal. Hal ini menggembirakan, sebab sel normal semestinya tetap sehat dan bisa dipertahankan.
- Teh hijau. Manfaat zat yang ada pada teh hijau ini yaitu katekin, derifat xanthin, epigallocatechin-3-gallate (EGCG) dan epikatekin. Dalam tinjauan pengobatan cina, seorang pria yang minum 5 cangkir teh hijau per hari membantu mencegah kanker prostat.
- Kacang-kacangan dan kedelai. Golongan kacang-kacangan mengandung fitoestrogen yang disebut isoflavon dengan sifat menekan pertumbuhan sel dan tumor kanker prostat. the National Cancer Institute melaporkan adanya hubungan antara konsumsi kedelai dan mengurangi kadar antigen prostat spesifik (PSA). PSA adalah protein penunjuk skrining masalah kanker prostat. Kedelai juga bermanfaat dikonsumsi bersama makanan anti kanker yang lain.
- Jus delima. Delima sebagai buah kaya antioksidan setara dengan teh hijau atau anggur merah. Kinerjanya dengan mencari dan menghancurkan sel-sel kanker prostat, bukan sel sehat.
- Ikan. Asam lemak tak jenuh ganda berupa omega 3 dan omega 6 adalah asam lemak esensial yang ada dalam ikan dan menghambat perkembangan sel kanker prostat. Dalam tinjauan yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, para peneliti menemukan hubungan antara makan ikan dan berkurangnya tingkat kematian. Coba makan ikan lemak yang ditemukan di perairan dingin untuk meningkatkan asupan omega-3. Contohnya adalah sarden, salmon, herring, makarel, trout. Makan ikan 2x perminggu membantu mencegah kanker prostat.